Layanan Web
Layanan website merupakan fenomena yang sangat panas saat ini karena.
Banyak kelebihan yang ditawarkan oleh Web Service terutama interoperabilitas tinggi dan penggunaannya yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun selama mesin kita terhubung oleh jaringan internet salah satunya.
Seperti apa Layanan Web ?
Layanan web Sepenuhnya berdasarkan standard web dan xml. Web Service dapat membantu:
Perantara pada integrasi platform sepanjang eksekusi mesin virtual.
Integrasi antara Web dan OO middleware.
Integrasi dari aliran kerja terisolasi dan sevice-service (Web Services Flow Language - WSFL).
Pertukaran data pada aplikasi yang berbeda-beda (X-Schema, XSLT ++)
(Masa depan: standardisasi dari info konteks antara web servis dan klien – integrasi servis horizontal).
Pemain utama dan standard-standard
Microsoft: .NET SUN: Open Net Environment (ONE) IBM: Web Service Conceptual Architecture (WSCA) W3C: Web Service Workshop Oracle: Web Service Broker Hewlett-Packard: Web Service Platform
Kemampuan aplikasi, fungsi atau operasi yang di ekspos untuk program lain melalui standard yang terbuka, dan interoperable.
“payloads” didefinisikan sebagai XML.
“transports” melalui http atau Internet protocol terbuka lainnya.
Data diakses dari berbagai bahasa pemrograman , platform hardware atau system operasi.
Middleware dari Internet.
Keuntungan penggunaan Web Service
- Format penggunaan terbuka untuk semua platform.
- Mudah di mengerti dan mudah men-debug.
- Dukungan interface yang stabil.
- Menggunakan standar "layanan terbuka sekali" dan memiliki banyak pengguna.
- Mudah untuk menengahi pesan-pesan proses dan menambahkan nilai.
- Routing and pengiriman.
- Keamanan.
- manajemen dan pemantauan.
- skema dan desain layanan.
- Akselerasi.
- mudah untuk mengembangkan dengan semantic transport tambahan.
- Terbuka, standard-standard berbasis teks.
- Pencapaian modular.
- Tidak mahal untuk diimplementasikan (relatif).
- Mengurangi biaya integrasi aplikasi enterprise.
- Implementasi yang incremental.
Platform XML Dalam Website
Arsitektur ini memungkinkan untuk konsumen dengan dukungan XML terintegrasi dengan aplikasi Web Service. Bagaimanapun, untuk memenuhi ini, konsumen harus menentukan antarmuka XML yang tepat sepanjang dengan pesan pesan yang beraneka ragam dan mempunyai detail-detail yang tepat. Skema XML dapat memnuhi kebutuhan ini karena mengizinkan pengembang untuk menjabarkan struktur dari pesan-pesan XML. Skema XML sendiri, bagaimanapun, tidak dapat menjabarkan detail-detail tambahan menyangkut komunikasi dengan Web Service.
Definisi skema memberitahu pesan-pesan XML apa yang dapat digunakan tapi tidak bagaimana pesan-pesan tersebut berhubungan satu sama lain. Sebagai contoh, jika ada elemen XML dinamai Add dan nama lain AddResponse, ini sepertinya kedua nama tersebut berhubungan tapi tidak dapat mengindikasikan skemanya. Oleh sebab itu, sebagai tambahan untuk mengetahui pesan-pesan, konsumen harus juga mengetahui kemungkinan pertukaran pesan yang didukung oleh Web Service (contoh:., jika anda mengirim pesan Add, anda mendapatkan pesan kembali berupa AddResponse).Konsumen juga harus mengetahui protocol komunikasi apa yang digunakan untuk pengiriman pesan menuju service, sepanjang mekanisme spesifik yang terlibat saat menggunakan protokol yang ditentukan seperti pada penggunaan perintah, header-header, kode error.
Pertukaran pesan dapat dimaksudkan sebagai pertukaran operasi. Operasi-operasi yang dilakukan konsumen kebanyakan pada point penting menginteraksikan service, Setiap kali menggunakan Web Service, akan dilakukan inspeksi daftar operasi yang didukung untuk mendapatkan semua proses yang tersedia.
Ini biasa untuk developer untuk mengelompokkan operasi-operasi terhubung menjadi antarmuka-antarmuka. Konsumen harus mengetahui pengelompokkan ini memengaruhi cara mereka membuat kode. Ini sungguh penting untuk developer-developer yang bekerja dengan Web Service pada lingkup berorientasi objek karena antarmuka XML dapat memetakan menjadi antarmuka programmatis (atau kelas-kelas abstract) pada pilihan bahasa yang dipilih.
Kesimpulan Layanan Web
Dari Makalah ini dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
Web service adalah teknologi dengan risiko rendah (relatif) yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan strategi bisnis berisiko tinggi.
Web service berdasarkan middleware OO, XML dan konsep Internet Protokol, dan membantu pergerakkan dari sistem-sistem heterogen menuju sistem yang lebih homogen
Banyak-vendor turut membuat standard
Membuka semua jenis kesempatan untuk semua orang
Incremental, non-intimidating, minimal technology play
Costumer memulai tanpa menunggu vendor-vendor
Web service mentransformasikan web browser centris menjadi servis centris
Tool-tool yang lebih baik bersifat open source
Sumber:http://id.wikipedia.org.
Web service adalah teknologi dengan risiko rendah (relatif) yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan strategi bisnis berisiko tinggi.
Web service berdasarkan middleware OO, XML dan konsep Internet Protokol, dan membantu pergerakkan dari sistem-sistem heterogen menuju sistem yang lebih homogen
Banyak-vendor turut membuat standard
Membuka semua jenis kesempatan untuk semua orang
Incremental, non-intimidating, minimal technology play
Costumer memulai tanpa menunggu vendor-vendor
Web service mentransformasikan web browser centris menjadi servis centris
Tool-tool yang lebih baik bersifat open source
Sumber:http://id.wikipedia.org.

